PENGARUH INTRAPRENEURSHIP TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI TANGERANG

Authors

  • Rita Friana Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ina Indriana Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.24912/jm.v19i1.102
Keywords: intrapreneurship, innovation, risk / challenge, competitive energy, proactive, growth and repair

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh intrapreneurship terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Tangerang. Populasi penelitian ini adalah manajer perusahan manufaktur di Provinsi Banten. Penelitian ini mengembangkan dan menguji sebuah model teoritis dimana variabel intrapreneurship dibentuk oleh faktor inovasi, risiko / ketidakpastian, resiko / tantangan, energi kompetitif, proaktif dan otonomi, dan kinerja pada variabel kinerja keuangan, variabel produktivitas serta variabel pertumbuhan dan perbaikan. Berdasarkan kuesioner, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling diperoleh data dari sampel 25 perusahaan menengah manufaktur di Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode analisis konfirmasi yang didasarkan pada model persamaan struktural (SEM). Model penelitian ini menggunakan AMOS 21.0. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa intrapreneurship memiliki struktur multidimensi. Faktor inovasi, risiko / tantangan, energi kompetitif dan proaktif dapat menjelaskan intrapreneurship dengan baik. Model ini membuktikan pengaruhnya pada pertumbuhan dan perbaikan. Intrapreneurship berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perbaikan. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk menyoroti teori pentingnya faktor pembentuk intrapreneurship dan pengaruhnya dalam model. Hal ini bermanfaat bagi para peneliti mencari ukuran kinerja yang tepat dan intrapreneur bertujuan untuk mendukung keputusan mereka serta mengevaluasi kinerja mereka.

This study aims to investigate the influence of intrapreneurship on the performance of manufacturing companies in Tangerang. The population was manager of a manufacturing company in the province of Banten. This study developed and tested a theoretical model where the variable intrapreneurship shaped by factors of innovation, risk / uncertainty, risks / challenges, competitive energy, proactive and autonomy, and performance on financial performance variables, variables and variable productivity growth and repair. Based on the questionnaire, which is selected using purposive sampling method of data obtained from a sample of 25 medium-sized companies manufacturing in Tangerang. This study uses confirmatory analysis based on structural equation modeling (SEM). This research model using AMOS 21.0. The results of this study revealed that intrapreneurship has a multidimensional structure. Innovation factors, risks / challenges, competitive and proactive energy can explain well intrapreneurship. This model proved its effect on the growth and repair. Intrapreneurship affect the growth and repair. This study contributes to theory highlights the importance of intrapreneurship-forming factors and their effects in the model. This is helpful for researchers looking for appropriate performance measures and intrapreneurs aims to support their decisions and evaluate their performance.


Downloads

PlumX Metrics

Published

2015-02-15

How to Cite

Friana, R., & Indriana, I. (2015). PENGARUH INTRAPRENEURSHIP TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI TANGERANG. Jurnal Manajemen, 19(1), 14–27. https://doi.org/10.24912/jm.v19i1.102